PENGUKURAN
3.1 Menerapkan konsep pengukuran berbagai besaran dengan menggunakan satuan standar (baku)
4.1 Menyajikan data hasil pengukuran dengan alat ukur yang sesuai dengan menggunakan satuan tak baku dan satuan baku
Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Siswa mampu melakukan konsep pengukuran berbagai satuan standar baku dan tak baku
2. Siswa mampu menyajikan membuat tabel hasil pengukuran dengan alat ukur satuan tak baku.
"Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan".
Misalnya, kamu melakukan kegiatan pengukuran panjang meja dengan pensil. Dalam kegiatan tersebut artinya kamu membandingkan panjang meja dengan panjang pensil. Panjang pensil yang kamu gunakan adalah sebagai satuan. Sesuatu yang dapat diukur dan dapat dinyatakan dengan angka disebut besaran, sedangkan pembanding dalam suatu pengukuran disebut satuan. Satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang sama atau tetap untuk semua orang disebut satuan baku, sedangkan satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang tidak sama untuk orang yang berlainan disebut satuan tidak baku.
BESARAN POKOK
"Konsep: Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah didefinisikan terlebih dahulu. Besaran Turunan adalah besaran yang satuannya diperoleh dari besaran pokok."
Sistem satuan besaran fisika pada prinsipnya bersifat standar atau baku, yaitu bersifat tetap, berlaku universal, dan mudah digunakan setiap saat dengan tepat. Sistem satuan standar ditetapkan pada tahun 1960 melalui pertemuan para ilmuwan di Sevres, Paris. Sistem satuan yang digunakan dalam dunia pendidikan dan pengetahuan dinamakan sistem metrik, yang dikelompokkan menjadi sistem metrik besar atau MKS (Meter Kilogram Second) yang disebut sistem internasional atau disingkat SI dan sistem metrik kecil atau CGS (Centimeter Gram Second).
BESARAN TURUNAN
Besaran yang dijabarkan dari besaran pokok.
SATUAN BAKU
1) satuan selalu tetap, artinya tidak mengalami perubahan karena pengaruh apapun, misalnya
2) bersifat internasional, artinya dapat dipakai di seluruh negara.
3) mudah ditiru bagi setiap orang yang akan menggunakannya.



No comments:
Post a Comment