Presentasi Kerangka Filosofis ‘Merdeka Belajar’
Menurut Ki Hadjar Dewantara hakikat pendidikan adalah seluruh daya upaya yang dikerahkan secara terpadu untuk tujuan memerdekaan aspek lahir dan batin manusia. Pengajaran dalam pendidikan dimaknai sebagai upaya membebaskan anak didik dari ketidaktahuan serta sikap iri, dengki dan egois. Berdasarkan konsep di atas pendidikan dan pengajaran satu konsep kesatuan utuh yang saling mengisi untuk membentuk pengetahuan secara utuh dan kepribadian budi pekerti yang luhur.
Ki hajar dewantara mencetuskan Konsep trilogi pendidikan yaitu, 1) , ing ngarso sung tulodo (yang didepan memberi teladan). Guru menjadi teladan bagi siswa baik teladan dalam hal tingkah laku, dan teladan dalam sikap dan teladan pemikiran. 2), ing madyo mangun karso (yang di tengah membangun keinginan/cita-cita). Guru memiliki peranan penting untuk menstimulus agar terciptanya prakarsa dan ide di dalam proses pembelajaran. 3), tut wuri handayani (yang dibelakang memberi dorongan). Guru memberi dorongan bagi siswa setelah ia menyadari akan impiannya. seorang pendidik harus bisa memberikan dorongan dan arahan. Pada pengertian itu seseorang harus dapat mendorong orang yang dalam tangungjawabnya untuk mencapai tujuan secara berkelanjutan dalam pekerjaannya.
Inilah Trilogi pendidikan Ki Hajar Dewantara, dengan begitu saya mengetahui makna dari Konspen Pendidikan dan pengajaran serta trilogi Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Beliau mengajarkan bagaimana kita bisa memerdekakan diri kita sendiri dan tentu saja merdeka sebagai rakyat, bangsa, dan negara. Singkatnya, Ki Hajar Dewantara mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang percaya diri baik sebagai individu maupun bagian dari sebuah bangsa dan memiliki budi pekerti yang luhur.
Keren pak
ReplyDelete