Wednesday, February 23, 2022

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 | Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 | Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi

Koneksi antar materi Modul 2.1 berisikan kesimpulan tentang apa yang dimaksud dengan pembelajaran berdiferensiasi dan bagaimana pembejaran berdiferensiasi dapat dilakukan di kelas. Serta bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dan membantu mencapai hasil belajar yang optimal. Kemudian menjelaskan keterkaitan antara materi dalam modul 2.1 dengan modul 1 di Program Pendidikan Guru Penggerak.

Pertanyaan Pemantik

    Pertanyaan Pemantik untuk sesi pembelajaran ini adalah:
  • Apakah saya mengubah pemikiran saya sebagai akibat dari apa telah saya pelajari?
  • Bagaimana perubahan pemikiran tersebut berkontribusi terhadap pemahaman saya tentang implementasi pembelajaran berdiferensiasi?
Buatlah kesimpulan tentang apa yang dimaksud dengan pembelajaran berdiferensiasi dan bagaimana hal ini dapat dilakukan di kelas.

Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang memberi keleluasaan pada siswa untuk meningkatkan potensi dirinya sesuai dengan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar siswa tersebut. Atau dengan kata lain Pembelajaran Berdiferensiasi adalah Pembelajaran yang berorientasi kepada kebutuhan murid.

Hal ini sesuai dengan filosofi pemikiran KHD antara lain :

  • Pendidikan harus menuntun anak mencapai kodratnya karena setiap anak adalah pribadi yang berbeda dan memiliki keunikannya masing-masing yang harus ditumbuh kembangkan sesuai dengan potensinya.

Guru harus menjadi sosok pamong yang memberi arahan dan menuntun agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya.

Dengan Demikian pembelajaran berdiferensiasi penting untuk dilakukan dengan mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama. Untuk itu diperlukan usaha untuk memenuhi kebutuhan belajar individu tiap murid sesuai dengan profil belajar murid, kesiapan belajar murid dan minat belajar murid.

Pembelajaran Berdiferensiasi, Harus!

Pembelajaran berdifrensisasi perlu untuk dilakukan hal ini dikarenakan:

  • Tujuan pembelajaran didefinisikan secara jelas
  • Merespon kebutuhan belajar murid
  • lingkungan belajar yang “mengundang’ murid untuk belajar
  • Manajemen kelas yang efektif
  • Penilaian berkelanjutan

Hal Apa saja yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran berdifrensiasi?

Kebutuhan Belajar Murid meliputi :

  • Kesiapan belajar (readiness)

yaitu kapasitas murid untuk mempelajari materi baru.

  • Minat murid

Minat adalah salah satu motivator penting bagi murid untuk dapat ‘terlibat aktif’ dalam proses pembelajaran.

  • Profil belajar murid

Menurut Tomlinson (dalam Hockett, 2018) profil belajar murid ini merupakan pendekatan yang disukai murid untuk belajar, yang dipengaruhi oleh gaya berpikir, kecerdasan, budaya, latar belakang, jenis kelamin, dll

Bagaimana mewujudkan pembelajaran diferensiasi dalam pembelajaran

Pembelajaran seharusnya dirancang: guru harus memahami bakat dan potensi yang tedapat dalam diri tiap murid, guru seyogyanya melakasanakan pembelajaran sesuai kebutuhan murid agar tercapai tujuan pembelajaran, guru memberikan berbagai macam media pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar murid karena siswa mampu memahami belajar dengan cara yang berbeda serta kurikulum hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan murid untuk menghadapi tantangan zaman.

Pembelajaran dilaksanakan: Saat pembelajaran, guru harus membuat strategi pembelajaran kepada murid yang beragam. Serta media pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar murid agar murid mudah memahami tujuan pembelajaran, pembelajaran yang diberikan juga memberikan motivasi akan potensi yang dimiliki oleh masing-masing murid agar potensi dan bakat murid dapat tumbuh dan berkembang.

Evaluasi: Guru melakukan refleksi setiap melakukan pembelajaran untuk memperbaiki tiap strategi, media, dan komunikasi saat melakukan pembelajaran kepada murid yang beragam pada tiap kelas. Serta memahami keragaman murid akan potensi yang dimiliki oleh murid.

Pembelajaran berdiferensiasi dapat terwujud dengan menggunakan startegi pembelajaran sebagai berikut:

  • Diferensiasi Konten (terkait apa yang kita ajarkan pada murid)
  • Diferensiasi Proses (Mengacu padabagaimana murid memahami materi
  • Diferensiasi Produk (Terkait bukti yang menunjukkan apa yang murid telah pahami

Jelaskan bagaimana pemb-elajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dan membantu mencapai hasil belajar yang optimal. Jelaskan pula bagaimana Anda melihat kaitan antara materi dalam modul ini dengan modul lain di Program Pendidikan Guru Penggerak.

Dalam proses melakukan pembelajaran berdifrensiasi , guru dapat melakukan pemetaan terhadap kebutuhan belajar murid melalui tiga aspek, yaitu kesiapan belajar, minat, dan profil belajar murid. Sedangkan strategi diferensiasinya terdapat tiga strategi, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. disamping itu perlu adanya diferensiasi lingkungan belajar yang agar tercipta kenyamanan dalam belajar.

Pembelajaran berdifrensiasi dapat dilakukan melalui berbagai macam metode dan teknik pembelajaran yang diberikan kepada murid sesuai dengan kebutuhan belajar murid yang diperoleh dari asesmen diagnostik dan asesmen non kognitif pada murid. Hal ini perlu dilakukan karena setiap murid memiliki bakat dan minat sesuai dengan pendapat Howard Gardner berupa kecerdasan majemuk.

Guru bisa membuat perencanaan pembelajaran yang sesuai untuk kelas dan murid-muridnya. Dalam satu tujuan belajar, guru dapat menyiapkan konten belajar yang dapat memenuhi kebutuhan seluruh siswa yang berbeda-beda.

Dalam Proses pembelajaran dilaksanakan dengan membedakan macam-macam bantuan belajar yang dapat mendukung murid untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Misalnya Scaffolding, coaching, serta , mentoring agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. serta melakukan diferensiasi produk belajar dengan memberikan keleluasaan siswa untuk memilih jenis produk dan cara mengomunikasikan hasil kerjanya.

Koneksi Antar Materi

Filosofi Pembelajaran KHD menegaskan bahwa pendidikan harus berpihak pada murid. Hal ini selaras dengan pembelajaran berdiferensiasi, dimana pembelajaran berorientasi kepada kebutuhan murid.

Dalam memetakan kebutuhan belajar murid dibutuhkan guru yang memiliki nilai reflektif terhadap proses pembelajaran yang sudah dilaluinya bersama murid; harus inovatif membuat media pembelajarn yang sesuai dengan kebutuhan murid; dan harus mampu berkolaborasi dengan murid, sesama guru, dan orang tua murid untuk mendapatkan informasi tentang karakter belajar murid.

Oleh karena itu agar tercipta pembelajaran berdiferensiasi, kita sebagai pendidik harus memaknai filosofi KHD dengan seksama, untuk wujdukan profil pelajar Pancasila, dengan menjalankan budaya positif, serta memahami lima kebutuhan dasar manusia dengan membedakan lima posisi kontrol kita sebagai seorang guru. Dari beberapa koneksi materi ini maka akan terwujud murid yang memiliki karkater profil pancasila, berjiwa budaya positif serta terampil sesuai kodrat zaman dan kodrat alam.






1 comment: