Unsur, Senyawa dan Campuran
Pre Test
Tujuan Pembelajaran:
3.3.1 Menggolongkan karakteristik materi.
3.3.2 Menjelaskan perbedaan unsur, senyawa, dan campuran.
4.3.1 Peserta didik dapat melakukan pengamatan terhadap berbagai materi dalam bentuk padat,
cair, dan gas.
4.3.2 Peserta didik dapat melakukan pengamatan terhadap berbagai materi dalam bentuk unsur,
senyawa, dan campuran.
Zat padat adalah materi yang mempunyai bentuk dan volume (ruang yang ditempati zat padat, cair, atau gas) tertentu, contoh Batu, Kayu, Besi. Partikel zat padat memiliki sifat seperti berikut:
- bentuk, dan volume tetap
- Letaknya sangat berdekatan.
- Susunannya teratur.
- Gerakannya tidak bebas, hanya bergetar dan berputar di tempatnya
Zat cair adalah zat dengan molekul-molekul yang bergerak bebas saling melewati, sehingga zat cair menyesuaikan bentuk wadahnya. Partikel zat cair memiliki sifat seperti berikut:
Zat gas ialah suatu zat atau benda yang mempunyai volume dan bentuk yang selalu berubah-ubah sesuai dengan tempat (wadahnya). Contohnya; balon, ban sepeda dan ban motor, gelas kosong, botol kosong. Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut:
1. Unsur
Unsur adalah suatu zat murni yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana dengan menggunakan reaksi kimia biasa.Berdasarkan penemuan dari para ahli kimia, ada lebih dari 100 macam unsur yang ada di muka bumi. Dan untuk memudahkan kita mengenali unsur-unsur tersebut maka para ahli menciptakan sistem periodik unsur.
Beberapa contoh unsur yang sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari adalah
Emas (Aurum)/Au
Perak (Argentum)/Ag
Besi (Ferrum)/Fe
Tembaga (Cuprum)/Cu
Timah (Stannum)/Sn
Oksigen (O)
Nitrogen (N)
Belerang (sulfur)/S
Karbon (K)
Dan lain-lain
Jenis-Jenis Unsur
Berdasarkan sifatnya, unsur dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Unsur Logam
Unsur logam mempunyai ciri-ciri khusus, yaitu berwujud padat, dapat menghantarkan arus listrik, mempunyai titik didih/ leleh yang tinggi, dan dapat ditempah.
Beberapa yang termasuk dalam unsur logam yaitu:
Besi (Fe)
Mangan (Mn)
Tembaga (Cu)
Barium (Ba)
Almunium (Al)
Magnesium (Mg)
Kalium (K)
2. Unsur Non-Logam
Unsur non-logam memiliki ciri-ciri khusus, yaitu berwujud padat/ cair/ gas, tidak dapat menghantarkan arus listrik, titik didih dan lelehnya rendah, tidak dapat ditempah atau dibentuk.
Beberapa yang termasuk dalam unsur non-logam yaitu:
Karbon (C)
Oksigen (O)
Neon (Ne)
Nitrogen (N)
Hidrogen (H)
2. Molekul Unsur
Molekul Unsur adalah gabungan dua atom atau lebih yang sejenis. contoh Oksigen (O2), Ozon (O3).2. Molekul Senyawa
Molekul senyawa adalah Senyawa merupakan gabungan dua unsur atau lebih yang terdapat dalam suatu materi, yang dihasilkan melalu reaksi kimia. Adapun contoh dari senyawa: minyak bumi, karbohidrat, lemak, protein, kapur, dan banyak lagi yang lainnya.3. Campuran
Suatu materi yang tersusun atas dua atau lebih zat dengan komposisi tidak tetap dan masih memiliki sifat-sifat zat asalnya dinamakan campuran. Campuran dapat digolongkan ke dalam campuran serbaneka (heterogen) dan campuran serbasama (homogen).
- Campuan homogen adalah apabila keseluruhan materi penyusun campuran itu tidak dapat dibedakan satu dengan yang lainnya, tetapi sifat masing-masing komponen penyusunnya masih tampak. contoh teh, air gula
- Campuran heterogen adalah campuran antara dua macam zat atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lainnya disebut campuran heterogen. Contoh campuran heterogen : tanah, air sungai, makanan, minuman, air laut, adonan kue, adonan beton cor, dll







